Perangkat Lunak Pendidikan Indonesia

Tuesday, April 17, 2018

Membuat Sosial Share di WordPress dengan Plugin


Salah satu cara untuk meningkatkan trafik website adalah membuat kotak komentar dengan social media facebook dan dengan menyebarkan atau share konten/artikel/post Anda di media sosial. Anda tahu media sosial saat ini sangat diminati oleh masyarakat umum, untuk itu wordpress menyediakan plugin untuk mempermudah para blogger wordpress untuk memasang sosial share pada wordpress mereka.

Sassy Social Share adalah salah satu plugin social share terbaik di WordPress Plugin Repository yang berfungsi memudahkan pengguna membagikan konten website yang telah terintegrasi dengan Facebook, Twitter, Google, LinkedIn, Whatsapp, Tumblr, Pinterest, Reddit dan ratusan platform social media lainnya.

Untuk memaksimalkan social share perlu adanya integrasi dengan platform social media bersangkutan untuk menyimpan lalulintas data. Sehingga data mengenai jumlah share yang dilakukan dapat terhitung atau disebut dengan Social Counter alias untuk mengetahui berapa kali artikel Anda dishare oleh pembaca blog Anda

Adapun fitur utama disediakan Sassy Social Share:

  • Terkoneksi lebih dari seratus platform social media.

  • Social Counter aktif untuk sosial media populer seperti Facebook, Linkedin, Twitter, Buffer, Reddit, Pinterest, Stumbleupon dan Vkontakte.

  • Design Responsive dan support banyak tema WordPress.

  • Support WooCommerce, BuddyPress dan BBPress.

  • Bisa digunakan pada situs multisite WordPress.

  • Tersedia tampilan Floating Social Share yang responsif.

  • Fitur pendukung lainnya.


kami memilih Sassy Social Share sebagai plugin yang patut anda coba, karena plugin ini termasuk plugin social share gratis. Berikut Cara Membuat Social Share di WordPress dengan Sassy Social Share

Jika sobat adalah pengguna wordpress dan belum memasang plugin sosial share silahkan install / pasang plugin Sassy Social Share dengan cara berikut ini :

Install Plugin Sassy Social Share


pada menu Plugins pilih Add new kemudian cari plugins dengan keyword Sassy Social Share, jika sudah ketemu silahkan install dan aktifkan

Setting Sassy Social Share


Pada bagian ini Anda cukup mengatur ukuran ikon dan memilih media sosial apa saja yang iingin Anda tampilkan pada wordpress Anda


 


Contoh Tampilan Sassy Social Share


Ingin tahu seperti apa tampilan sosial share ? perhatikan bagian samping dan sebelum isi daripada post di web ini.

Membuat Kotak Komentar Facebook di WordPress


Agar pengguna dengan mudah memberikan komentar dengan facebook pada artikel wordpress Anda melalui kotak komentar facebook pada tiap post Anda maka gunakanlah plugin Wpdevart Facebook comments , silahkan pasang, dan aktifkan plugin ini : jika Anda belum tau caranya, silahkan perhatikan langkah demi langkah tutorial ini
dan agar pengguna dengan mudah share artikel Anda di media sosial silahkan baca artikel yang berhubungan yaitu Membuat Sosial Share di WordPress dengan Plugin

Memasang dan Mengaktifkan plugin Wpdevart Facebook comments


silahkan masuk ke menu plugin >> Add New kemudian cari dengan kata kunci Wpdevart Facebook comments


Akses Panel FB comments pada Panel Admin


Setelah Anda mengaktifkan Wpdevart Facebook comments maka Anda selanjutnya adalah buka Wpdevart Facebook comments Anda sehingga tampil tampilan seperti berikut ini



Keterangan :
untuk APP ID silahkan Anda masukkan ID Aplikasi Anda yang telah Anda daftar di facebook, jika belum mendaftar klik aja developer.facebook.com/app kemudian buat aplikasi bikin nama aplikasinya sesuai dengan nama web atau blog Anada seperti ini


Selanjutnya masuk ke menu Pengaturan pilih WEB .. masukkan nama web atau blog Anda >> kemudian copy code yang diberikan oleh facebook


Selanjutnya Anda paste ke web Anda sebelum tag </body>

biar lebih mudah gunakan plugin Insert Header and Footer seperti gambar berikut ini, silahkan paste pada bagian footer

Simpan/Save


Yang terakhir jangan lupa disimpan, dan perhatikan tiap artikel atau post di blog Anda, jika muncul kotak komentar facebook berarti Anda telah berhasil memasang kotak komentar facebook di wordpress Anda

Monday, April 16, 2018

Source Code Print jPanel


Jika Anda ingin mencetak atau print jPanel yang terdapat dalam jFrame, jDialog, jInternalFram, dan lainnya, maka inilah source code print jPanel dengan java. Dengan tujuan biar nggak ribet-ribet harus dibuat PDF dulu maka langsung mencetak jFrame yang telah Anda buat adalah solusi terbaik menurut kami.

Contoh yang biasanya langsung mencetak dengan mengambil image dari jPanel adalah : Sertifikat, Kartu Tanda Pengenal (KTM, KTS), Piagam Penghargaan, dan lain-lain, kalau diintegrasikan dengan database maka sobat tiggal print atas nama siapa saja yang ingin anda print, tidak perlu edit ke corel/photoshop satu-satu

Baiklah perhatikan dengan cermat tutorial berikut ini biar Agan tidak gagal paham dan salah paham sehingga program Agan jadi errror. begini caranya

Buka Netbeans Anda (atau editor yang lain)


Kami biasa menggunakan Netbeans untuk membuat project java, jika sobat pake editor lain (eclips, jCreator, dll) silahkan menyesuaikan

Create New Project (jika belum punya project)


Kami coba membuat project baru dengan nama myApplication, Bagi Anda yang sudah punya Project abaikan langkah ini

Membuat jPanel dalam jFrame


Karena tutorial ini adalah bagaimana cara mencetak atau print jPanel maka tentunya sobat harus membuat jPanel dalam jFrame project yang sobat buat misal seperti ini nih..



coba rename jPanel sobat misal : panel_1

tambahkan beberapa komponen dalam jPanel sobat misal text/gambar yang akan ditampilkan dalam jPanel,  kemudian tambahkan juga tombol Print/Cetak diluar jPanel


Membuat Methode printComponent()


methode printComponent ()  dengan ini maka semua komponen yang terdapat dalam jPanel yang akan di-print, sedangkan yang di luar komponen tidak akan ikut di-print. Untuk membuat methode printComponet gunakan source code berikut ini (langsung copas saja)

[java]
public void printComponenet(Component component){
PrinterJob pj = PrinterJob.getPrinterJob();
pj.setJobName(" Print Component ");

pj.setPrintable (new Printable() {
@Override
public int print(Graphics pg, PageFormat pf, int pageNum){
if (pageNum &gt; 0){
return Printable.NO_SUCH_PAGE;
}

Graphics2D g2 = (Graphics2D) pg;
g2.translate(pf.getImageableX(), pf.getImageableY());
component.paint(g2);
return Printable.PAGE_EXISTS;
}
});
if (pj.printDialog() == false)
return;

try {
pj.print();
} catch (PrinterException ex) {
// handle exception
}
}
[/java]

Membuat actionEvent pada jButton Print


Biar mudah lakukan pada button Print/Cetak yang telah Anda buat dengan cara klik kanan >> Events >>Action >> actionPerformed



kemudian tambahkan kode berikut ini untuk memanggil methode printComponent yang telah dibuat dalam langkah sebelumnya :

[java] printComponenet(this.panel_1);[/java]

panel_1 adalah nama jPanel yang akan diprint

Silahkan coba compile/run


setelah frame muncul silahkan tekan tombol print/cetak, jika berhasil maka akan tampil form print dari komputer


jika tidak berhasil coba ulangi lagi mungkin ada kekeliruan atau silahkan download project-nya

Silahkan berbuat dengan blog ini


maksudnya?
maksudnya adalah silahkan sobat kasih komentar dan silahkan share ke teman2 sobat biar pada tau juga gitu loh maksudnya hehee... salam dari esnesia.com

Tuesday, April 3, 2018

Fungsi Tombol Keyboard yang Harus Anda ketahui


Masih banyak diantara kita yang belum mengetahui fungsi tombol pada keyboard, termasuk para guru-guru yang mengajar di sekolah-sekolah bahkan sampai dosen pun banyak yang belum tahu tentang ini, maka dari itu esnesia akan menjelaskan kegunaan daripada fungsi tombol keyboard yang harus Anda ketahui, tujuannya hanya satu yaitu biar gak gagal paham aja

Yuk simak penjelasan mengenai tombol-tombol berikut ini

Ctrl + A : Select All
Ctrl + B : Bold
Ctrl + C : Copy
Ctrl + D : Font
Ctrl + E : Center Alignment
Ctrl + F : Find
Ctrl + G : Go To
Ctrl + H : Replace
Ctrl + I : Italic
Ctrl + J : Justify Alignment
Ctrl + K : Insert Hyperlink
Ctrl + L : Left Alignment
Ctrl + M : Incrase Indent
Ctrl + N : New
Ctrl + O : Open
Ctrl + P : Print
Ctrl + Q : Normal Style
Ctrl + R : Right Alignment
Ctrl + S : Save / Save As
Ctrl + T : Hanging Indent
Ctrl + U : Underline
Ctrl + V : Paste
Ctrl + W : Close
Ctrl + X : Cut
Ctrl + Y : Redo
Ctrl + Z : Undo
Ctrl + 1 : Single Spacing
Ctrl + 2 : Double Spacing
Ctrl + 5 : 1,5 lines
Ctrl + Esc : Start Menu
F1 : Menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan pada Word
F2 : Megubah nama suatu file/folder
F3 : Menjalankan perintah AutoText
F4 : Mengulangi perintah sebelumnya
F5 : Menjalankan perintah Find and Replace atau Goto
F6 : Menjalankan Perintah Other Pane
F7 : Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks (spelling)
F8 : Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek
F9 : Mengupdate Field (Mail Merge)
F10 : Mengaktifkan Menu
F11 : Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
F12 : Mengaktifkan dialog Save As
Esc : Membatalkan dialog / perintah
Enter : Melaksanakan pilihan atau mengakhiri suatu paragraf
Tab : Memindahkan teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler horizontal
Windows : Mengktifkan Menu Start
Shortcut : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor
Delete : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor
Backspace : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor
Insert : Menyisip karakter di posisi kursor
Home : Memindahkan posisi kursor ke awal baris
End : Memindahkan posisi kursor ke akhir baris
Page Up : Menggulung layar ke atas
Page Down : Menggulung layar ke bawah
Up : Memindahkan kursor 1 baris ke atas
Down : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
Right : Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
Num Lock On : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik aktif
Num Lock Off : Fungsi tombol navigasi aktif
Shift + F10 : Membuka menu pintas, sama seperti mengklik kanan
Alt : Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya
berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar
Shift + Delete : Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa menempatkan item
dalam Recycle Bin
Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya
Ctrl + Left Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya
Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf berikutnya
Ctrl + Up Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf sebelumnya
Alt + F4 : Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif
Alt + Enter : Menampilkan properti dari objek yang dipilih
Alt + Spacebar : Buka menu shortcut untuk jendela aktif
Ctrl + F4 : Close dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda
untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan
Alt + Tab : Switch antara item yang terbuka
Alt + Esc : Cycle melalui item dalam urutan yang telah dibuka
Ctrl + Shift + Tab : Bergerak mundur melalui tab
Shift + Tab : Bergerak mundur melalui pilihan

Versi 2 :
• CTRL + C (Copy)
• CTRL+X (Cut)
• CTRL+V (Paste)
• CTRL+Z (Undo)
• DELETE (Hapus)
• SHIFT+DELETE (Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa menempatkan item dalam Recycle Bin)
• CTRL sambil menyeret (men-drag) sebuah item (Menyalin item yang dipilih)
• CTRL + SHIFT sambil menyeret item (Buat cara pintas ke item yang dipilih)
• Tombol F2 (Ubah nama item yang dipilih)
• CTRL + RIGHT ARROW (Memindahkan titik penyisipan (kursor) ke awal kata berikutnya)
• CTRL + LEFT ARROW (Memindahkan titik penyisipan (kursor) ke awal kata sebelumnya)
• CTRL + DOWN ARROW (Memindahkan titik penyisipan (kursor) ke awal paragraf berikutnya)
• CTRL + UP ARROW (Memindahkan titik penyisipan (kursor) ke awal paragraf sebelumnya)
• CTRL + SHIFT dengan salah satu ARROW KEY (Sorot blok teks)
• SHIFT dengan salah satu ARROW KEY (Pilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau pada desktop, atau pilih teks dalam dokumen)
• CTRL + A (Pilih semua)
• Tombol F3 (Mencari sebuah file atau folder)
• ALT + ENTER (Melihat properti untuk item yang dipilih)
• ALT + F4 (Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif)
• ALT + ENTER (Menampilkan properti dari objek yang dipilih)
• ALT + SPACEBAR (Buka menu shortcut untuk jendela aktif)
• CTRL + F4 (Menutup dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan)
• ALT + TAB (Beralih antara item yang terbuka)
• ALT + ESC (Cycle melalui item dalam urutan yang telah dibuka)
• Tombol F6 (Siklus melalui elemen-elemen layar dalam jendela atau pada desktop)
• Tombol F4 (Menampilkan Address bar list di My Computer atau Windows Explorer)
• SHIFT + F10 (Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih)
• ALT + SPACEBAR (Tampilan menu Sistem untuk jendela aktif)
• CTRL + ESC (Menampilkan menu Start)
• ALT + huruf digarisbawahi dalam nama menu (Menampilkan menu yang sesuai)
• Surat digarisbawahi dalam nama perintah pada menu yang terbuka (Lakukan perintah yang sesuai)
• Tombol F10 (Aktifkan menu bar dalam program aktif)
• ARROW (Buka menu berikutnya ke kanan, atau membuka submenu)
• LEFT ARROW (Buka menu sebelah kiri, atau menutup submenu)
• Tombol F5 (Memperbarui jendela aktif atau merefresh)
• BACKSPACE (Melihat folder satu level ke atas di My Computer atau Windows Explorer)
• ESC (Membatalkan tugas sekarang)
• SHIFT ketika Anda memasukkan CD-ROM ke dalam CD-ROM (Mencegah CD-ROM secara otomatis bermain/autoplay)
Keyboard Shortcuts Dialog Box
• CTRL + TAB (Move forward melalui tab)
• CTRL + SHIFT + TAB (Bergerak mundur melalui tab)
• TAB (Move forward melalui pilihan)
• SHIFT + TAB (Bergerak mundur melalui pilihan)
• ALT + huruf yang digarisbawahi (Lakukan perintah yang sesuai atau pilih opsi yang sesuai)
• ENTER (Lakukan perintah untuk opsi atau tombol aktif)
• SPACEBAR (Pilih atau menghapus kotak centang jika pilihan yang aktif adalah check box)
• Arrow tombols Panah (Pilih sebuah tombol jika pilihan aktif adalah group tombol pilihan)
• Tombol F1 (Menampilkan Help)
• Tombol F4 (Menampilkan item dalam daftar aktif)
• BACKSPACE (Membuka folder satu tingkat ke atas jika folder dipilih dalam Simpan Sebagai atau Buka kotak dialog)
Microsoft Natural Tombolboard Shortcuts Microsoft Natural Tombolboard Shortcuts
• Windows Logo (Menampilkan atau menyembunyikan menu Start)
• Logo Windows + BREAK (Menampilkan System Properties dialog box)
• Logo Windows + D (Menampilkan the desktop)
• Logo Windows + M (Meminimalkan semua jendela)
• Logo Windows + SHIFT + M (Memulihkan jendela yang diminimalkan)
• Logo Windows + E (Membuka My Computer)
• Logo Windows + F (Mencari for a file atau folder)
• CTRL + Windows Logo + F (Mencari for komputer)
• Logo Windows + F1 (Menampilkan Windows Help)
• Logo Windows + L (Mengunci keyboard)
• Logo Windows + R (Membuka kotak dialog Run)
• Logo Windows + U (Membuka Utility Manager)
Accessibility Tombol board Shortcuts
• Right SHIFT selama delapan detik (Beralih FilterTombols on atau off)
• LEFT ALT + LEFT SHIFT + PRINT SCREEN (Beralih High Contrast on atau off)
• LEFT ALT + LEFT SHIFT + NUM LOCK (Mengaktifkan MouseTombols on atau off)
• SHIFT lima kali (Mengaktifkan StickyTombols on atau off)
• NUM LOCK selama lima detik (Mengaktifkan ToggleTombols on atau off)
• Logo Windows + U (Membuka Utility Manager)
Windows Explorer Tombolboard Shortcuts
• END (Menampilkan bagian bawah jendela aktif)
• HOME (Menampilkan bagian atas jendela aktif)
• NUM LOCK + Asterisk sign (*) (Tampilkan semua subfolder yang berada di bawah folder yang dipilih)
• NUM LOCK + Plus sign (+) (Menampilkan isi dari folder yang dipilih)
• NUM LOCK + Minus sign (-) (Collapse folder yang dipilih)
• LEFT ARROW (Collapse pilihan saat ini jika diperluas, atau pilih folder utama)
• RIGHT ARROW (Menampilkan pilihan saat ini, atau pilih subfolder pertama)
Shortcut Tombols for Character Map Tombol pintas untuk Peta Karakter
• Setelah Anda klik dua kali pada grid karakter karakter, Anda dapat bergerak melalui grid dengan menggunakan cara pintas tombolboard:
• RIGHT ARROW (Pindah ke kanan atau ke awal baris berikutnya)
• LEFT ARROW (Pindah ke kiri atau ke akhir baris sebelumnya)
• UP ARROW (Pindah ke atas satu baris)
• DOWN ARROW (Pindah ke bawah satu baris)
• PAGE UP (Pindah ke atas satu layar pada satu waktu)
• DOWN (Pindah ke bawah satu layar pada satu waktu)
• HOME (Pindah ke awal baris)
• END (Pindah ke akhir baris)
• CTRL + HOME (Pindah ke karakter pertama)
• CTRL + END (Pindah ke karakter terakhir)
• SPACEBAR (Beralih antara yang lebih besar dan Normal ketika seorang karakter yang dipilih)
Microsoft Management Console (MMC) Main Window Tombol board Shortcuts
• CTRL + O (Open yang disimpan konsol)
• CTRL + N (Buka konsol baru)
• CTRL + S (Save the open console)
• CTRL + M (Menambah atau menghapus item konsol)
• CTRL + W (Buka jendela baru)
• F5 tombol (Update konten dari semua jendela konsol)
• ALT + SPACEBAR (Menampilkan menu jendela MMC)
• ALT + F4 (Close the console)
• ALT + A (Menampilkan the Action menu)
• ALT + V (Menampilkan the View menu)
• ALT + F (Menampilkan the File menu)
• ALT + O (Menampilkan the Favorites menu)
Konsol MMC Window Tombolboard Shortcuts
• CTRL + P (Mencetak halaman aktif atau aktif pane)
• ALT + tanda Minus (-) (Menampilkan menu jendela jendela konsol yang aktif)
• SHIFT + F10 (Menampilkan the Action menu shortcut untuk item yang dipilih)
• Tombol F1 (Membuka topik Bantuan, jika ada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F5 (Update konten dari semua jendela konsol)
• CTRL + F10 (Memaksimalkan jendela konsol yang aktif)
• CTRL + F5 (Memulihkan jendela konsol yang aktif)
• ALT + ENTER (Menampilkan kotak dialog Properties, jika ada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F2 (Ubah nama item yang dipilih)
• CTRL + F4 (Close jendela konsol yang aktif. Ketika sebuah konsol hanya memiliki satu jendela konsol, jalan pintas ini akan menutup konsol)
Remote Desktop Connection Navigation
• CTRL+ALT+END (Open the m*cro$oft Windows NT Security dialog box
• ALT + PAGE UP (Beralih antara program dari kiri ke kanan)
• ALT + PAGE DOWN (Beralih antara program dari kanan ke kiri)
• ALT + INSERT (Cycle melalui program-program yang terakhir digunakan)
• ALT + HOME (Menampilkan menu Start)
• CTRL + ALT + BREAK (Beralih komputer klien antara jendela dan layar penuh)
• ALT+DELETE (Menampilkan the Windows menu) ALT + DELETE (Menampilkan the Windows menu)
• CTRL + ALT + Minus sign (-) (Membuat snapshot dari jendela aktif klien pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsi yang sama dengan menekan PRINT SCREEN pada komputer lokal.)
• CTRL + ALT + Plus sign (+) (Membuat snapshot dari seluruh area jendela klien pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsi yang sama dengan menekan ALT + PRINT SCREEN pada komputer lokal.)
Internet Explorer navigation Internet Explorer navigasi
• CTRL + B (Membuka kotak dialog Atur Favorit)
• CTRL + E (Open the select bar)
• CTRL + F (Start the Find utility)
• CTRL + H (Open the History bar)
• CTRL + I (Open the Favorites bar)
• CTRL + L (Buka kotak dialog Open)
• CTRL + N (Start contoh lain dari browser dengan alamat Web yang sama)
• CTRL + O (Membuka kotak dialog Buka, sama seperti CTRL + L)
• CTRL + P (Membuka kotak dialog Print)
• CTRL + R (Memperbarui halaman Web ini)
• CTRL + W (Close jendela aktif)
•PRIN SCRN + printer aktif (Mencetak snapshot/ jendela keseluruhan)
•ALT + PRINT SCRN + PINTER AKTIF ( Mencetak Windows Aktif)

•SHIFT + F3 (1x) (Huruf depan Kapital)
•SHIFT + F3 (2x) (Semua Huruf kapital/besar)
•SHIFT + F3 (3x) (Semua huruf kecil)

Monday, March 26, 2018

Membuat Link di Halaman yang Sama


Pada halaman tutorial kadang penulis membuat daftar isi atau poin-poin yang akan dijelaskan dalam halaman tersebut sehingga untuk mempermudah pembaca maka dibutuhkan link pada daftar isi tersebut yang langsung menuju pada pembahasan dari tiap poin dalam halaman yang sama, contoh penggunaan link dalam halaman yang sama

Nah bagaimana cara  membuat link dalam halaman yang sama?

Gampang saja, Anda cukup menggunakan kode berikut ini

Pembuatan link
<a href="#link_1">Anchor link 1</a>

Link yang dituju
<h2 id="link_1">Sub Judul Tujuan Link 1</h2>

Dan untuk mempermudah pembaca biar tidak capek menggulir kursor ke atas ketika ingin kembali ke bagian atas halaman maka buatlah link dengan kode berikut
<a href="#top"><strong>Kembali ke Atas</strong></a>

Bagaimana sudah jelas? sekarang silahkan mencoba

Friday, March 23, 2018

Cara Menginstal Google Analytics di Wordpress


Apakah Anda ingin menginstal Google Analytics di WordPress? Mengetahui bagaimana audiens Anda berinteraksi dengan situs web Anda sangat penting untuk kesuksesan Anda. Cara terbaik untuk mengenal pemirsa Anda adalah melalui statistik lalu lintas Anda, dan inilah yang disediakan oleh Google Analytics secara GRATIS. Dalam artikel ini, kami akan berbagi mengapa Google Analytics penting, dan bagaimana Anda dapat menginstal Google Analytics di blog WordPress Anda (langkah demi langkah).

Mengapa Google Analytics Penting untuk Para Blogger?


Setelah Anda memulai blog, tujuan # 1 Anda adalah mendapatkan lebih banyak lalu lintas dan pelanggan. Google Analytics membantu Anda membuat keputusan berdasarkan data dengan menunjukkan kepada Anda statistik yang penting. Anda dapat melihat:

Siapa yang mengunjungi situs web Anda?


Bagian analisis ini menjawab apa lokasi geografis audiens Anda, browser mana yang digunakan pengguna untuk mengunjungi situs Anda dan banyak informasi penting lainnya seperti: resolusi layar, dukungan JavaScript, dukungan Flash, bahasa, dan lainnya.

Data ini sangat berguna, dan dapat membantu dalam berbagai cara. Ketika mendapatkan desain khusus, Anda dapat menggunakan data pengguna untuk memastikan bahwa situs Anda akan kompatibel dengan audiens Anda.

Jika sebagian besar pengguna Anda tidak memiliki dukungan Flash, maka Anda harus menghindari penambahan elemen flash di situs Anda. Jika sebagian besar pengguna Anda menggunakan resolusi layar 1280, pastikan desain Anda kompatibel dengan resolusi itu atau lebih kecil.

Apa yang dilakukan orang ketika mereka berada di situs web Anda?


Anda dapat melacak ke mana pengguna pergi di situs web Anda, berapa lama mereka tinggal di situs web Anda, dan berapa tingkat bouncing (persentase pengguna keluar dari situs Anda pada kunjungan pertama).

Dengan menggunakan informasi ini, Anda dapat menurunkan rasio pentalan dan meningkatkan tayangan laman Anda.

Kapan orang mengunjungi situs web Anda?


Dengan melihat jam terpanas di hari untuk situs Anda, Anda dapat memilih waktu ketika Anda mempublikasikan posting Anda. Jika zona waktu itu tidak kompatibel dengan Anda, maka Anda dapat menjadwalkan posting Anda untuk memenuhi jam tersebut.

Bagaimana orang menemukan situs web Anda?


Bagian analitik ini menunjukkan darimana asal pengguna (misalnya: Mesin Pencari, Tautan Langsung, tautan Referensi dari situs lain).

Ini juga menunjukkan berapa persentase pengunjung Anda berasal dari masing-masing sumber ini. Google analytics memberi Anda rincian dari masing-masing kategori ini. Jika itu adalah kategori mesin pencari, maka ia akan menunjukkan kepada Anda mesin pencari mana yang paling banyak menghasilkan lalu lintas, Google, Yahoo, Bing, dll.

Perincian sumber rujukan menunjukkan kepada Anda situs mana yang paling Anda butuhkan untuk bekerja. Jika sumber rujukan utama Anda adalah Facebook, maka Anda perlu memiliki konten Facebook eksklusif untuk membuat pemirsa Twitter Anda merasa istimewa.

Jika sumber rujukan utama Anda adalah situs web eksternal, maka Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk bermitra dengan situs web tersebut (pertukaran pos tamu atau yang lainnya).

Bagaimana orang berinteraksi dengan konten Anda?


Google analytics menunjukkan bagaimana pengguna Anda berinteraksi dengan konten situs Anda. Ini menunjukkan kepada Anda berapa persen pengguna mengklik tautan mana di situs Anda dan banyak lagi.

Anda dapat menjalankan pengujian pemisahan A / B dengan membuat eksperimen konten di Google Analytics untuk memahami mana yang paling baik untuk memenuhi sasaran Anda.

Dengan melihat interaktivitas pengguna, Anda dapat bekerja konten Anda di sekitar pengguna Anda. Dengan melihat jawaban atas pertanyaan di atas, Anda dapat fokus pada strategi yang berhasil untuk situs Anda dan menghilangkan strategi yang tidak berhasil.

Sederhananya, hilangkan pekerjaan menebak dan fokus pada statistik yang penting, sehingga Anda dapat membuat keputusan berdasarkan data.

Cara Mendaftar dengan Google Analytics


Langkah 1: Pertama Anda perlu membuat akun Google Analytics. Untuk melakukan ini, kunjungi Halaman Daftar Google Analytics.

Anda akan melihat layar seperti yang di bawah ini. Jika Anda sudah memiliki akun Google atau Gmail, Anda dapat menggunakannya untuk masuk. Jika Anda tidak memiliki akun Gmail, maka Anda harus membuat akun untuk diri sendiri.

Langkah 2: Setelah Anda masuk dengan akun Gmail Anda, Anda akan diminta ke layar seperti di bawah ini. Di sinilah Anda akan mendaftar untuk analisis Google dengan akun Gmail Anda.



Langkah 3: Pada layar berikutnya, Anda akan diberi pilihan untuk memilih antara situs web atau aplikasi seluler. Pastikan Anda memilih situs web.



Setelah itu Anda harus memasukkan nama akun (Ini akan menjadi nama profil Google Analytics untuk situs web ini), Nama situs web, URL situs web, negara, dan zona waktu.

Setelah Anda memasukkan informasi ini, klik tombol Get Tracking ID. Anda akan disajikan dengan persyaratan dan layanan Google Analytics yang harus Anda setujui, jadi klik pada tombol Saya Setuju.

Langkah 4: Sekarang Anda akan disajikan dengan kode pelacakan Google Analytics Anda. Anda dapat menyalin kode pelacakan ini karena Anda harus memasukkannya di situs WordPress Anda tergantung pada metode yang Anda gunakan di bawah ini.



Sebaiknya biarkan membuka tab browser analytics karena Anda mungkin perlu mengunjungi kembali, setelah Anda menginstal kode di situs WordPress Anda.

Setelah Anda menyiapkan akun Google Analytics, mari kita lihat cara menginstal Google Analytics di WordPress.

Cara Memasang Google Analytics di WordPress


Ada banyak cara berbeda untuk menyiapkan Google Analytics di WordPress. Kami akan menunjukkan kepada Anda tiga metode berbeda di mana opsi pertama adalah yang paling mudah dan yang terakhir adalah yang paling sulit.

 

Silahkan tonton video dari wpbiginner ini

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=kMpcxyqXXDE[/embed]

Thursday, March 22, 2018

Cara Menginstal dan Mengatur WP Super Cache


Mesin pencari mempertimbangkan kecepatan situs untuk menjadi peringkat pencarian faktor penting. Inilah sebabnya mengapa di WPBeginner kami mencoba yang terbaik untuk meningkatkan kecepatan beban situs ke tingkat yang optimal. Dengan melakukan itu, kami menyadari bahwa menyimpan situs web kami membantu kami meningkatkan kecepatan situs serta menyeimbangkan lonjakan besar dalam lalu lintas. Kami menggunakan W3 Total Cache untuk meningkatkan kinerja situs web kami. Namun, banyak pembaca kami yang meminta kami tentang cara memasang dan menyiapkan WP Super Cache. Oleh karena itu, dalam panduan ini, kami akan menunjukkan cara menginstal dan mengatur WP Super Cache dengan benar.

Catatan: Baik Cache Total W3 dan WP Super Cache adalah plugin hebat. Kami sangat menyarankan Anda menggunakan satu atau yang lain tergantung pada kebutuhan Anda.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginstal dan mengaktifkan plugin WP Super Cache (tutorial: cara menginstal plugin WordPress). Setelah aktivasi, WP Super Cache akan memberi tahu Anda bahwa caching tidak diaktifkan di situs web Anda saat ini.

Set up WP Super Cache - The Easy Way


Untuk mengaktifkan cache, buka Setting »WP Super Cache. Di bawah tab Easy, aktifkan Caching on dan tekan tombol [Update status].

[caption id="attachment_1204" align="alignnone" width="300"]easy easy[/caption]

Setelah menyalakan cache, klik pada tombol cache tes untuk memeriksa apakah berfungsi. WP Super Cache akan mengambil situs WordPress Anda dua kali dan akan membandingkan cap waktu kedua halaman. Jika kedua waktu perangko cocok maka ini berarti bahwa caching sedang bekerja di situs Anda sekarang.

Set up Advanced Super Cache WP


WP super cache adalah plugin yang kuat, dan dilengkapi dengan banyak opsi lanjutan. Opsi ini dapat lebih meningkatkan kinerja situs Anda. Untuk mengatur WP Super Cache dengan opsi muka, buka Setting »WP Super Cache dan klik pada tab Advanced.

cache enable

Aktifkan Caching


Pertama-tama, centang kotak yang menyatakan Cache masuk ke situs web ini untuk akses cepat. Di bawah ini Anda akan melihat tiga opsi cache. Secara default, WP Super Cache menggunakan PHP untuk melayani file cache. Namun, menggunakan PHP untuk melayani file cache dapat menjadi sumber daya yang intensif terutama di lingkungan hosting bersama. Jadi kami ingin menyarankan Anda mencoba menggunakan mod_rewrite untuk melayani file cache. Setelah itu gulir ke bawah dan tekan tombol status pembaruan untuk menyimpan pengaturan ini.

WP Super Cache sekarang akan menunjukkan kepada Anda pemberitahuan bahwa aturan mod_rewrite harus diperbarui dan mungkin pemberitahuan lain tentang penjadwalan pengumpulan sampah. Gulir ke bawah halaman, dan Anda akan melihat aturan mod_rewrite yang perlu ditambahkan. Klik tombol Update Mod_Rewrite Rules untuk memperbarui aturan ini. Setelah aturan mod_rewrite diperbarui, bagian ini akan berubah menjadi hijau.

Untuk menyelesaikan pemberitahuan tentang pengumpulan sampah, gulir ke bawah pada halaman pengaturan muka ke bagian Waktu Kedaluwarsa & Pengumpulan Sampah dan atur waktu dan frekuensi untuk pengumpulan sampah file cache di server Anda.

timeout

Aktifkan Kompresi dalam WP Super Cache: Kompresi memungkinkan WP Super Cache untuk melayani file cache sebagai file yang dikompresi. File-file ini diunduh oleh browser pengguna dengan cepat karena ukurannya yang lebih kecil. Untuk mengaktifkan kompresi, cukup centang kotak yang menyatakan bahwa Kompres halaman sehingga mereka disajikan lebih cepat kepada pengunjung.

Setup CDN dengan WP Super Cache


Sebagian besar situs konten melayani banyak file statis dengan setiap permintaan halaman. File-file ini adalah JavaScript, gambar, stylesheet, dll. Tidak seperti posting WordPress Anda yang dihasilkan secara dinamis oleh PHP, file-file ini dapat dilayani menggunakan Content Delivery Network (CDN).

Untuk setup CDN dengan WP Super Cache, klik pada tab CDN dan centang kotak di sebelah opsi Aktifkan Dukungan CDN. Masukkan URL offsite Anda, yang akan menjadi url dari pullzone Anda. Misalnya, http://cdn.esnesia.com

Di bidang CNAME tambahan, masukkan CNAME lain yang telah Anda buat untuk zona tarik Anda. Misalnya, http://cdn1.wpbeginner.com, http://cdn2.wpbeginner.com, http://cdn3.wpbeginner.com



Terakhir, centang kotak yang bertuliskan Skip https URLs to avoid "mixed content" errors  dan tekan simpan. Kini situs Anda sekarang siap menyajikan konten statis dari CDN.

Menyajikan Situs Statis dengan WP Super Cache


Mode preload di WP Super Cache memungkinkan Anda membuat file statis cache super untuk semua posting dan halaman Anda dan melayani situs web statis. Anda mungkin bertanya Mengapa ada yang mau melakukan itu?

Untuk menghemat sumber daya server.
Untuk melayani situs lama yang tidak diperbarui lagi.
Untuk meningkatkan kecepatan situs dengan hanya menyajikan konten statis.

Ini hanyalah beberapa alasan tetapi mungkin ada banyak alasan dan situasi di mana Anda mungkin ingin benar-benar menonaktifkan proses PHP. Jangan khawatir, WordPress Anda akan berfungsi secara normal, dan Anda tetap dapat mengelola konten Anda dengan WordPress.

Refresh preload cache file options akan diset menjadi nol secara default, waktu minimum yang dibutuhkan setidaknya 30 menit. Pra-pemuatan seluruh situs WordPress Anda memakan waktu dan menghabiskan banyak sumber daya di server Anda. Anda dapat membiarkannya menjadi 0 jika Anda tidak ingin file statis Anda kedaluwarsa kecuali Anda secara manual me-refresh cache.



Semoga panduan ini membantu Anda mengatur WP Super Cache di blog WordPress Anda. Untuk dukungan khusus plugin, silakan posting semua pertanyaan Anda di forum dukungan WordPress untuk penulis plugin. Baca panduan kami tentang cara meminta dukungan WordPress dengan benar dan mendapatkannya.